Selasa, 29 April 2014

KEINDAHAN

Ini adalah tugas kedua dari mata kuliah Ilmu Budaya Dasar. 
Tugas ini adalah membandingkan keindahan fasilitas umum yang satu dengan yang lainnya, tentu saja yang namanya perbandingan paasti ada buruk dan ada baik.
Sebelum mulai membandingkannya, alangkah baiknya kita tahu dulu apa maksud dari keindahan itu sendiri ?
Keindahan berasal dari kata Indah, Keindahan adalah sifat dari sesuatu yang memberi kita rasa senang bila melihatnya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan dipelajari sebagai bagian dari estetika, sosiologi, psikologi sosial, dan budaya. Sebuah “kecantikan yang ideal” adalah sebuah entitas yang dikagumi, atau memiliki fitur yang dikaitkan dengan keindahan dalam suatu budaya tertentu, untuk kesempurnaannya.
Herbet Read merumuskan bahwa keindahan adalah kesatuan dan hubungan-hubungan bentuk yang terdapat diantara pencerapan-pencerapan indrawi manusia.
Filsuf abad pertengahan Thomas Amuinos mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bilamana dilihat.
Thomas Aquinos (1225-1274) mengatakan bahwa keindahan adalah sesuatu yang menyenangkan bila mana dilihat (Id qout visum placet).
Khalil Gibran mengungkapkan bahwa Keindahan adalah sesuatu yang menarik jiwamu. Keindahan adalah cinta yang tidak memberi namun menerima.
Menurut Baumgarten adalah Keindahan adalah keselur uhan yang merupakan susunan yang teratur dari bagian- bagian yang saling berhubungan satu sama lain, atau dengan keseluruhan itu sendiri.
Menurut The Liang Gie dalam bukunya “ Garis Besar Estetik” (Filsafat Keindahan), dalam bahasa Inggris Keindahan diterjemahkan dengan kata “Beautiful”, bahasa Perancis “Beau” , Italia dan Spanyol “Bello” , kata-kata itu ber asal dar i bahasa Latin “Bellum” , akar katanya adalah “Bonum” yang berarti Kebaikan kemudian mempunyai bentuk pengecilan menjadi “Bonellum” dan terakhir dipendekkan menjadi “bellum”.
Dapat membedakan antara keindahan sebagai suatu kualitas abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah
Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak adalah keindahan yang tak dapat terlihat secara fisik dan bersifat tidak beraturan, tetapi nilai dari keindahan itu dapat dirasakan,seperti contoh keindahan ketika merasakan angin yang berhembus. Sedangkan keindahan sebagai sebuah benda tertentu yang indah adalah kebalikan dari Keindahan dalam suatu kualitas yang abstrak, dimana keindahan itu dapat dirasakan, dilihat maupun dapat dikenang selama kita mengingatnya.

Kalian sudah tau kan apa maksud dari keindahan itu sendiri.
Sekarang Tema kita kali ini adalah keindahan pada Fasilitas Umum, Saya dan ke 2 orang teman saya yang bernama risnawan dan audimas akan membahas tentang Jembatan penyebrangan.
Seperti yang kita bahas tadi fasilitas umum ada yang baik dan ada yang buruk,  Disini kami akan membanding kan jembatan penyebrangan yang ada di Jl.UI dan Jembatan Penyebrangan di Margonda.
Jembatan adalah suatu struktur konstruksi yang berfungsi untuk menghubungkan dua bagian jalan yang terputus oleh adanya rintangan. Dengan adanya berbagai rintangan itu, kita jadi sulit untuk menyeberang jalan bahkan dapat mengacancam jiwa kita. Maka dari itu pemerintah setempat memberikan pelayanan dengan membuat jembatan sebagai fasilitas umum yang dapat digunakan oleh masyarakat agar terciptanya keamanan dan kenyamanan dalam menyeberang.  Itu jika kita melihat dari segi fungsi, lalu bagaimana dengan segi keindahan?
Untuk membandingkan suatu keindahan dari Jembatan Penyebrangan ini, kami mempunyai 2 sempel foto dari jembatan penyebrangan.
Berikut adalah foto sample pertama
ini adalah jembatan di jalan akses UI yang arah kejakarta.



 dan ini adalah tampak dari bawah, seperti yang kita lihat keadaan dari jembatan ini agak rusak dan tidak terawat.


lihat saja dari keadaan tangganya sudah karatan dan keropos, ini berbahaya bagi pengguna jembatan karna akan melukai pengguna jalan jika keadaaan seperti ini.

Ini adalah tampak langit-langit pada jembatan penyebrangan sudah mulai rusak dan banyak coretan-coretan dilangit-langitnya, akibat tangan-tangan jahil yang tidak bertangung jawab.


 Itu beberapa gambar yang kami ambil pada sampel pertama. kemudian jika dibandingkan dengan sampel kedua. kami memilih jembatan yang berada pada jalan Margonda tepat jembatan penyeberangan antara Margo City dengan Depok Town Squere. ini adalah tampak samping dari jembatan. dari jembatan sebelumnya tampak banyak perbedaan, dari bahan jembatannya panjang jembatan dll.




 lihat saja pada tangga dijembatan ini bahan yang digunakan adalah semen dan lebih bagus dari jembatan sebelumnya, lebih kokoh dan lebih tahan lama

  
 ini bagian langit-langitnya tampak bagus dan lebih terawat dari pada jembatan sebelumnya, tidak ada coretan pada langit-langitnya.


Itulah beberapa foto yang kami ambil dari jembatan sampel kedua.

jika kita bandingkan dari sudut pandang keindahan maka saya yakin kalian juga setuju jika jembatan kedua jauh lebih bagus dan indah dibandingkan dengan jembatan pertama.
Dari segi fungsi keduanya dapat digunakan dengan sebagai penyeberangan, namun dari sudut keindahan pasti lebih indah jembatan yang ke2 
jangan cuma bisa memakai faslitas umum tapi ikut serta dalam menjaga dan merawat fasilitas umum yang sudah diberikan oleh pemerintah setempat. rawat dan jaga apa yang telah diberikan oleh pemerintah :)
saya rasa cukup info yang saya berikan tentang fasilitas umum ini.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar